Tuesday, December 30, 2014

Sikap Motivasi Konsep Diri Kepribadian Nilai dan Gaya Hidup

1.       Pengertian Sikap
Melalui tindakan dan proses pembelajaran, orang akan mendapatkan kepercayaan dan sikap yang kemudian akan mempengaruhi perilaku pembeli. Kepercayaan adalah suatu pemikiran deskriptif yang dimiliki seseorang tentang sesuatu. Suatu sikap menjelaskan suatu organisasi dari motivasi, perasaan emosional, persepsi dan proses kognitif kepada suatu aspek. Lebih lanjut sikap adalah cara kita berpikir, merasa dan bertindak melalui aspek di lingkungan seperti toko retail, program televisi atau produk. Sikap menuntun orang untuk berperilaku relatif konsisten terhadap objek yang sama.
Menurut Gordon Allpor dalam Hartono Sastro wijoyo(2005), Sikap adalah Mempelajari kecenderungan memberikan tanggapan pada suatu obyek baik disenangi maupun tidak disenangi secara konsisten. Menurut Hawkins (1980), sikap dapat di definisikan sebagai cara kita berfikir, merasakan dan bertindak terhadap beberapa aspek. Kinner dan Taylor (1987) menyatakan bahwa sikap adalah pemandangan individu berdasarkan pengetahuan penilaian dan proses orientasi tindakan terhadap suatu obyek atau gejala. Menurut Engel, Blackwell dan Miniard (1992), sikap sebagai suatu evaluasi menyeluruh yang menunjukan orang berespon dengan cara menguntungkan atau tidak menguntungkan secara konsisten berkenaan dengan obyek atau alternatif yang diberikan. Sikap dalam kamus marketing (1995) juga di definisikan sebagai kondisi mental atau akal budi tertentu yang mencerminkan suatu pandangan pribadi yang negatif atau positif mengenai suatu obyek atau konsep, atau suatu keadaan acuh tak acuh yang menunjukan titik tengah (mid point) diantara dua titik ataupun dua pokok yang saling berlawanan.
2.       Sifat-Sifat Sikap
Secara umum bahwa sikap dapat dibagi menjadi dua sifat yaitu sifat negative dan sifat positif. Sifat negative menimbulkan kecenderungan untuk menjauh, memberi ataupun tidak menyukai keberadaan suatu objek. Sedangkan sifat positif menimbulkan kecenderungan untuk menyenangi, mendekat, menerima atau bahkan mengharapkan kehadiran objek tertentu. Sikap selain memiliki dua sifat, juga memiliki beberapa cir-ciri antara lain :
a.       Sikap selalu menggambarkan hubungan subjek dengan objek
b.      Sikap tidak dibawa sejak lahir tetai dipelajari berdasarkan pengalaman dan latihan
c.       Karena sikap dapat dipelajari maka sikap dapat diubah meskipn sulit
d.      Sikap tidak menghilang walau kebutuhan sudah terpenuhi
e.      Sikap tidak hanya satu macam saja melainkan sangat beragam sesuai dengan objek yang menjadi pusat perhatiannya
f.        Dalam sikap tersangkut faktor motivasi dan perasaan
3.       Komponen Sikap
Ada tiga komponen yang secara bersama-sama membentuk sikap yang utuh (total attitude) yaitu :
a.       Kognitif (cognitive).
Berisi kepercayaan seseorang mengenai apa yang berlaku atau apa yang benar bagi obyek sikap. Sekali kepercayaan itu telah terbentuk maka ia akan menjadi dasar seseorang mengenai apa yang dapat diharapkan dari obyek tertentu.
b.      Afektif (affective)
Menyangkut masalah emosional subyektif seseorang terhadap suatu obyek sikap. Secara umum komponen ini disamakan dengan perasaan yang dimiliki obyek tertentu.
c.       Konatif (conative)
Komponen konatif atau komponen perilaku dalam struktur sikap menunjukkan bagaimana perilaku atau kecenderungan berperilaku dengan yang ada dalam diri seseorang berkaitan dengan obyek sikap yang dihadapi.

4.       Penggunaan Multiatribute Attitude Model untuk memahami sikap konsumen
1.       Theattribute-toward-objectmodel:
Digunakan khususnya menilai sikap konsumen terhadap satu kategori produk atau merk spesifik. Hal ini untuk menilai fungsi kehadiran dan evaluasi terhadap sesuatu.Pembentukan sikap konsumen yang dimunculkan karena telah merasakan sebuah objek. Hal ini mempengaruhi pembentukan sikap selanjutnya.
2.       Theattitude-toward-behaviormodel
Lebih digunakan untuk menilai tanggapan konsumen melalui tingkah laku daripada sikap terhadapobjek.
Pembentukan sikap konsumen akan ditunjukan berupa tingkah laku konsumen yang berupa pembelian ditempat itu.
3.       Theoryof-reasoned-actionmodel
Menurut teori ini pengukuran sikap yang tepat seharusnya didasarkan pada tindakan pembelian atau penggunaan merk produk bukan pada merek itu sendiri tindakan pembelian dan mengkonsumsi produk pada akhirnya akan menentukan tingkat kepuasan.

5.       Petingnya Feeling dalam memahami Sikap Konsumen
Azwa (1995) menyimpulkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi pembetukan sikap adalah pengalaman pribadi, kebudayaan, orang lain yang dianggap penting, media massa, institusi atau lembaga pendidikan dan lembaga agama, serta faktor emosi dalam individu.
a)      Pengalaman pribadi Middlebrook (dalam Azwar 1995) mengatakan bahwa tidak adanya pengalaman yang dmiliki oleh seseorang dengan suatu objek psikologis, cenderung akan membentuk sikap negative terhadap objek tersebut. Sikap akan lebih mudah terbentuk jika yang dialami seseorang terjadi dalam situasi yang melibatkan emosi, karena penghayatan akan pengalama lebih mendalam dan lebih lama membekas.
b)      Pengaruh orang lain yang dianggap penting individu pada umumnya cenderung memiliki sifat yang konformis atau searah dengan sikap orang yang dianggap penting yang didorong oleh oleh keiinginan untuk berafiliasi dan keinginan untuk menghidari konflik.
c)       Pengaruh Kebudayaan Burrhus Frederic Skin, seperti yang dikutip Azwar sangat menekankan pengaruh lingkungan (termasuk kebudayaan) dalam membentuk pribadi seseorang. Kepribadian merupakan pola perilaku yang konosisten yang menggambarkan sejarah reinforcement yang kita alami (Hergenhandalam azwar, 1995). Kebudayaan memberikan corak pengalaman bagi individu dalam suatu masyarakat. Kebudayanlah yang menanamkan garis penpgrah sikap individu terhadap berbagai maslah.
d)      Media massa berbagai bentuk media massa seperti televisi, radio, surat kabar, majalah dan lain-lain mempunyai pengaruh yang besar dalam pembentukan opini dan kepercayaan orang. Media massa memberikan pesan-pesan yang sugestif yang mengarahkan opini seseorang. Adanya informasi baru mengenai sesuatu hal memberikan landasan kognitif baru bagi terbentuknya sikap terhadap hal tersebut. Jika cukup kuat pesar-pesan sugestif akan memberi dasar efektif dalam menilai sesuatu hal sehingga terbentuklah arah sikap tertentu.
e)      Lembaga pendidikan dan lembaga agama. Lembaga pendidikan serta lembaga agama sebagai sesuatu system mempunyai pengaruh dalam pembentukan sikap dikarenakan keduanya meletakkan dasar pengertian dan konsep moral dalam diri individu. Pemahaman akan baik dan buruk, garis pemisah antara sesuatu yang boleh dan tidak boleh dilakukan, diperoleh dari pendidikan dan dari pusat keagamaan serta ajaran-ajarannya. Dikarenakan konsep moral dan ajaran agama sangat menentukan system kepercayaan maka tidaklah mengherankan kalau pada gilirannya kemudian konsep tersebut ikut berperan dalam menentukan sikap individu terhadap sesuatu hal.

6.       Proses Motivasi
1.       Tujuan. Perusahaan harus biasa menentukan terlebih dahulu tujuan yang ingin dicapai, baru kemudian konsumen dimotivasi ke arah itu
2.       Mengetahui kepentingan. Perusahaan harus bisa mengetahui keinginan konsumen tidak hanya dilihat dari kepentingan perusahaan semata
3.       Komunikasi efektif. Melakukan komunikasi dengan baik terhadap konsumen agar konsumen dapat mengetahui apa yang harus mereka lakukan dan apa yang bisa mereka dapatkan.
4.       Integrasi tujuan. Proses motivasi perlu untuk menyatukan tujuan perusahaan dan tujuan kepentingan konsumen, Tujuan perusahaan adalah untuk mencari laba serta perluasan besar. Tujuan individu konsumen adalah pemenuhan kebutuhan dan kepuasan. Kedua kepentingan di atas harus disatukan dan untuk itu penting adanya penyesuaian motivasi.
5.       Fasilitas. Perusahaan memberikan fasilitas agar konsumen mudah mendapatkan barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan.

7.       Kepribadian
Kepribadian memiliki pengertian yang luas, kepribadian bukan hanya mencakup sifat-sifat yang positif, sifat-sifat yang menarik ataupun segala sesuatu yang nampak secara lahiriah, ettapi juga meliputi dinamika individu tersebut. Kepribadian adalah organisasi yang dinamis dari sistem psikofisis individu yang menentukan penyesuaian dirinya terhadap lingkungannya secara unik.Kepribadian bisa dijelaskan dengan menggunakan ciri-ciri seperti kepercayaan diri, dominasi, otonomi, ketaatan, kemampuan bersosialisasi, daya tahan dan kemampuan beradaptasi Dalam batasan kepribadian
Nilai-nilai individu
Dilihat dari kepribadian, perilaku konsumen mempunyai nilai-nilai individu sebagai berikut:
Id itu untuk mengusahakan segera tersalurkannya kumpulan-kumpulan energi atau ketegangan, yang dicurahkan dalam jasad oleh rangsangan-rangsangan, baik dari dalam maupun dari luar.Berfungsi sebagai menunaikan prinsip kehidupan yang asli atau yang pertama yang dinamakan prinsip kesenangan (pleasure principle).Bertujuan untuk mengurangi ketegangan. Ketegangan dirasakan sebagai penderitaan. Tujuan dari prinsip kesenangan ini dapat dikatakan terdiri dari usaha mencegah dan menemukan kesenangan.
Ego adalah Hubungan timbal balik antara seseorang dengan dunia memerlukan pembentukan suatu system rohaniah baru.Berlainan dengan id yang dikuasai oleh prinsip kesenangan, ego dikuasai oleh prinsip kenyataan (reality principle). Bertujuan untuk menangguhkan peredaan energi sampai benda nyata yang akan memuaskan telah diketemukan atau dihasilkan. Penangguhan suatu tindakan berarti bahwa ego harus dapat menahan ketegangan sampai ketegangan itu dapat diredakan dengan suatu bentuk kelakuan yang wajar.
Superego adalah suatu cabang moril atau cabang keadilan dari kepribadian.Superego lebih mewakili alam ideal daripada alam nyata. Superego terdiri dari dua anak system, ego ideal dan hati nuran. Nilai sebagai sesuatu yang lebih diinginkan harus dibedakan dengan yang hanya ‘diinginkan’, di mana ‘lebih diinginkan’ mempengaruhi seleksi berbagai modus tingkah laku yang mungkin dilakukan individu atau mempengaruhi pemilihan tujuan akhir tingkah laku (Kluckhohn dalam Rokeach, 1973). ‘Lebih diinginkan’ ini memiliki pengaruh lebih besar dalam mengarahkan tingkah laku, dan dengan demikian maka nilai menjadi tersusun berdasarkan derajat kepentingannya.
Sebagaimana terbentuknya, nilai juga mempunyai karakteristik tertentu untuk berubah. Karena nilai diperoleh dengan cara terpisah, yaitu dihasilkan oleh pengalaman budaya, masyarakat dan pribadi yang tertuang dalam struktur psikologis individu (Danandjaja, 1985), maka nilai menjadi tahan lama dan stabil (Rokeach, 1973). Jadi nilai memiliki kecenderungan untuk menetap, walaupun masih mungkin berubah oleh hal-hal tertentu. Salah satunya adalah bila terjadi perubahan sistem nilai budaya di mana individu tersebut menetap (Danandjaja, 1985).

8.       Konsep gaya hidup dan pengukurannya
Gaya hidup adalah bagaimana seseorang menjalankan apa yang menjadi konsep dirinya yang ditentukan oleh karakteristik individu yang terbangun dan terbentuk sejak lahir dan seiring dengan berlangsungnya interaksi sosial selama mereka menjalani siklus kehidupan.
Psikografi adalah variabel-variabel yang digunakan untuk mengukur gaya hidup. Bahkan sering kali istilah psikografi dan gaya hidup digunakan secara bergantian. Beberapa variabel psikografi adalah sikap, nilai, aktivitas, minat, opini, dan demografi.
Teori sosio-psikologis melihat dari variabel sosial yang merupakan determinan yang paling penting dalam pembentukan kepribadian. Teori faktor ciri, yang mengemukakan bahwa kepribadian individu terdiri dari atribut predisposisi yang pasti yang disebut ciri (trait).
Konsep gaya hidup konsumen sedikit berbeda dari kepribadian. Gaya hidup terkait dengan bagaimana seseorang hidup, bagaimana menggunakan uangnya dan bagaimana mengalokasikan waktu mereka. Kepribadian menggambarkan konsumen lebih kepada perspektif internal, yang memperlihatkan karakteristik pola berpikir, perasaan dan persepsi mereka terhadap sesuatu.
Pengukuran ganda perilaku individu
Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku individu terhadap pengambilan keputusan konsumen :
1. sikap orang lain
2. Faktor situasi tak terduga

Konsumen mungkin membentuk kecenderungan pembelian berdasar pada pendapatan yang diharapkan, harga, dan manfaat produk yang diharapkan.
Ada 5 tahap proses pengambilan keputusan pembelian terdiri dari
1.       Pengenalan Kebutuhan
Proses pembelian bermula dari pengenalan kebutuhan (need recognition)-pembelian mengenali permasalahan atau kebutuhan. Pembeli merasakan adanya perbedaan antara keadaan aktual dan sejumlah keadaan yang diinginkan.
2.       Pencarian Informasi
Konsumen yang tergerak mungkin mencari dan mungkin pula tidak mencari informasi tambahan. Jika dorongan konsumen kuat dan produk yang memenuhi kebutuhan berada dalam jangkauannya, ia cenderung akan membelinya.
3.       Pengevaluasian Alternatif
Cara konsumen memulai usaha mengevaluasi alternatif pembelian tergantung pada konsumen individual dan situasi pembelian tertentu. Dalam beberapa kasus, konsumen menggunakan kalkulasi yang cermat dan pikiran yang logis
4.       Keputusan Pembeli
Tahap pengevaluasian, konsumen menyusun peringkat merek dan membentuk kecenderuangan (niat) pembelian. Secara umum, keputusan pembelian konsumen akan membeli merek yang paling disukai, tetapi ada dua faktor yang muncul diantara kecenderungan pembelian dan keputusan pembelian.

contoh
Mr. Coffee, merek alat pembuat kopi yang populer dan menetes secara otomatis menggambarkan hubungan konsumen-merek. Para konsumen menyebut Mr.Coffee seolah-olah produk tersebut adalah seseorang. Jadi Mr.Coffee dipandang sebagai seseorang yang dapat diandalkan, bersahabat, efisien, cerdas, dan hebat. Ada lima dimensi yang menentukan kepribadian merek yaitu ketulusan, kegairahan, kemampuan, kecanggihan, dan kekuatan, dan segi-segi kepribadian yang mengalir dari tiap dimensi seperti ketulusan hati, keberanian, cerdas, dan luwes. Kerangka in cenderung menampung berbagai kepribadian merek yang dikejar oleh berbagai produk konsumen.

Wednesday, October 22, 2014

EVALUASI ALTERNATIF SEBELUM PEMBELIAN

EVALUASI ALTERNATIF SEBELUM PEMBELIAN

Dwi Yana
NPM: 12212315
Kelas: 3EA02
Fakultas Ekonomi
Universitas Gunadarma


 BAB I
PENDAHULUAN
Keputusan seorang pembeli juga dipengaruhi oleh ciri-ciri kepribadiannya, termasuk usia, pekerjaan, keadaan ekonomi. Perilaku konsumen akan menentukan proses pengambilan keputusan dalam melakukan pembelian. Menurut Kotler (1997) ada beberapa tahap dalam mengambil suatu keputusan untuk melakukan pembelian, anatara lain: pengenalan masalah, pencarian informasi,  evaluasi alternatif,  keputusan pembeli, evaluasi pasca pembelian
 Di dalam pengambilan keputusan, pengambil keputusan harus memilih salah satu alternatif di antara banyak alternatif. Pemilihan dapat dilakukan berdasarkan pada kriteria tertentu, kompromi, atau tekanan. Memang harus diakui ada hasil keputusan yang memuaskan semua pihak tetapi ada juga yang merugikan pihak lain.


BAB II
PEMBAHASAN 
Evaluasi  adalah proses penilaian. Penilaian ini bisa menjadi netral, positif atau negatif atau merupakan gabungan dari keduanya. Saat sesuatu dievaluasi biasanya orang yang mengevaluasi mengambil keputusan tentang nilai atau manfaatnya.
Evaluasi alternatif merupakan salah satu tahapan dalam proses pengambilan keputusan yang sangat penting. Banyak pilihan alternatif yang ada membuat kita harus teliti dan cermat dalam menetukan pilihan yang tepat. Ada beberapa cara untuk memilih produk yang tepat, yaitu menetukan kebutuhan akan suatu produk, memilih harga dan kualitas yang tepat, membandingkan produk-produk yang sejenis. Dengan melakukan evaluasi alternatif diharapkan konsumen dapat memilih produk yang tepat dan memberikan kepuasan yang paling maksimal.

1.       KRITERIA EVALUASI
Kriteria evaluasi berisi dimensi atau atribut tertentu yang digunakan dalam menilai alternatif-alternatif pilihan. Kriteria alternatif dapat muncul dalam berbagai bentuk, misalnya dalam membeli mobil seorang konsumen mungkin mempertimbangkan criteria, keselamatan, kenyamana, harga, merek, negara asal (country of origin) dan juga spek hedonik seperti gengsi, kebahagiaan, kesenangan dan sebagainya. Beberapa criteria evaluasi yang umum adalah:
a.       Harga
Harga menentukan pemilihan alternatif. Konsumen cenderung akan memiliha harga yang murahuntuk suatu produk yang ia tahu spesifikasinya. Namun jika konsumen tidak bisa mengevaluasi kualitas produk maka harga merupakan indicator kualitas. Oleh karena itu strategi harga hendaknya disesuaikan dengan karakteristik produk.
b.      Nama Merek
Merek terbukti menjadi determinan penting dalam pembelian obat. Nampaknya merek merupakan penganti dari mutu dan spesifikasi produk. Ketika konsumen sulit menilai criteria kualitas produk, kepercayaan pada merek lama yang sudah memiliki reputasi baik dapat mengurangi resiko kesalahan dalam pembelian.
c.       Negara asal
Negara dimana suatu produk dihasilkan menjadi pertimbangan penting dikalangan konsumen. negara asal sering mencitrakan kualitas produk. Konsumen mungkin sudah tidak meraguakan lagi kualitas produk elektronik dari Jepan. Sementara, untuk jam tangan nampaknya jam tangan buatan Swiss meruapak produk yang handal tak teragukan.
d.      Saliensi kriteria evaluasi
Konsep saliensi mencerminkan ide bahwa criteria evluasi kerap berbeda pengaruhnya untuk konsumen yang berbeda dan juga produk yang berbeda. Pada suatu produk mungkin seorang konsumen mempertimbangkan bahwa harga adalah hal yang penting, tetapi tidak untuk produk yang lain. Atribut yang mencook (salient) yang benar-benar mempengaruhi proses evaluasi disebut sebagai atribut determinan.

2.       MENENTUKAN  ALTERNATIF PEMBELIAN
a)      Menganalisa Keinginan dan Kebutuhan
Penganalisaan keinginan dan kebutuhan ini ditujukan terutama untuk mengetahui adanya keinginan dan kebutuhan yang belum terpenuhi  atau terpuaskan
b)      Menilai Sumber-sumber
Tahap kedua dalam proses pembelian ini sangat berkaitan dengan lamanya waktu      dan jumlah uang yang tersedia untuk membeli.
c)       Menetapkan Tujuan Pembelian
Tahap ketika konsumen memutuskan untuk tujuan apa pembelian dilakukan, yang bergantung pada jenis produk dan kebutuhannya
d)      Mengidentifikasikan Alternatif Pembelian
 Tahap ketika konsumen mulai  mengidentifikasikan berbagai alternatif pembelian
e)      Keputusan Membeli
Tahap ketika konsumen mengambil keputusan apakah membeli atau tidak. Jika dianggap bahwa keputusan yang diambil adalah membeli, maka pembeli akan  menjumpai serangkaian keputusan menyangkut jenis produk, bentuk produk, merk, penjual, kuantitas, waktu pembelian dan cara pembayarannya
f)        Perilaku Sesudah Pembelian
Tahap terakhir yaitu ketika konsumen sudah melakukan pembelian terhadap produk tertentu.

       3. MENAKSIR  ALTERNATIF PILIHAN
     Tahap dari proses keputusan membeli, yaitu ketika konsumen menggunakan informasi untuk mengevaluasi merk alternatif dalam perangkat pilihan. Konsep dasar tertentu membantu menjelaskan proses evaluasi konsumen. Pertama, kita menganggap bahwa setiap konsumen melihat produk sebagai kumpulan atribut produk. Kedua, konsumen akan memberikan tingkat arti penting berbeda terhadap atribut berbeda menurut kebutuhan dan keinginan unik masing-masing. Ketiga, konsumen mungkin akan mengembangkan satu himpunan keyakinan merek mengenai dimana posisi setiap merek pada setiap atribut. Keempat, harapan kepuasan produk total konsumen akan bervariasi pada tingkat atribut yang berbeda. Kelima, konsumen sampai pada sikap terhadap merek berbeda lewat beberapa prosedur evaluasi. Ada konsumen yang menggunakan lebih dari satu prosedur evaluasi, tergantung pada konsumen dan keputusan pembelian.
Bagaimana konsumen mengevaluasi alternatif barang yang akan dibeli tergantung pada masing-masing individu dan situasi membeli spesifik. Dalam beberapa keadaan, konsumen menggunakan perhitungan dengan cermat dan pemikiran logis. Pada waktu lain, konsumen yang sama hanya sedikit mengevaluasi atau tidak sama sekali; mereka membeli berdasarkan dorongan sesaat atau tergantung pada intuisi. Kadang-kadang konsumen mengambil keputusan membeli sendiri; kadang-kadang mereka bertanya pada teman, petunjuk bagi konsumen, atau wiraniaga untuk memberi saran pembelian.
Pemasar harus mempelajari pembeli untuk mengetahui bagaimana sebenarnya mereka mengevaluasi alternatif merek. Bila mereka mengetahui proses evaluasi apa yang sedang terjadi, pemasar dapat membuat langkah-langkah untuk mempengaruhi keputusan membeli. 

       4. MENYELEKSI ATURAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN
        Setelah konsumen menerima pengaruh dalam kehidupannya maka mereka sampai pada keputusan membeli atau menolak produk. Pemasar dianggap berhasil kalau pengaruh-pengaruh yang diberikannya menghasilkan pembelian dan atau dikonsumsi oleh konsumen. Keputusan konsumen, tingkatan-tingkatan dalam pengambilan keputusan, serta pengambilan keputusan dari sudut pandang yang berbeda bukan hanya untuk menyangkut keputusan untuk membeli, melainkan untuk disimpan dan dimiliki oleh konsumen.



BAB III
KESIMPULAN
Evaluasi  adalah proses penilaian. Penilaian ini bisa menjadi netral, positif atau negatif atau merupakan gabungan dari keduanya. Saat sesuatu dievaluasi biasanya orang yang mengevaluasi mengambil keputusan tentang nilai atau manfaatnya.
Evaluasi alternatif merupakan salah satu tahapan dalam proses pengambilan keputusan yang sangat penting. Dengan melakukan evaluasi alternatif diharapkan konsumen dapat memilih produk yang tepat dan memberikan kepuasan yang paling maksimal.
Kriteria evaluasi berisi dimensi atau atribut tertentu yang digunakan dalam menilai alternatif-alternatif pilihan.  Beberapa criteria evaluasi yang umum adalah harga, nama merek, negara asal, saliensi kriteria evaluasi.


Daftar Pustaka
http://www.wattpad.com/4248605-pengertian-perilaku-konsumen-evaluasi-alternatif

Sunday, October 5, 2014

Tren Gaya Hidup Sehat

Tren Gaya Hidup Sehat


Nama: Dwi Yana
NPM : 12212315
Kelas : 3EA02
Fakultas Ekonomi
Universitas Gunadarma



BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Sehat termasuk salah satu kebutuhan pokok manusia. Dengan anugrah berupa kesehatan, manusia bisa bekerja secara optimal. Menurut UU Republik Indonesia pasal 1 Tahun 2009, kesehatan adalah keadaan sehat baik secara fisik, mental, spiritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara social dan ekonomis (Depkes RI 2009, p.80)
Saat ini gaya hidup sehat sedang menjadi tren di kalangan masyarakat, terutama masyarakat perkotaan. Pola hidup yang tidak teratur dan polusi di lingkungan mengharuskan masyarakat menerapkan gaya hidup sehat. Terdapat banyak gaya hidup sehat yang bisa di terapkan masyarakat bahkan sekarang menjadi populer berkat bantuan media sosial.
1.2 Rumusan Masalah
1.       Apa saja gaya hidup sehat yang sedang tren saat ini ?
2.       Apa manfaat menerapkan gaya hidup sehat ?
1.3 Tujuan
1.       Untuk mengetahui gaya hidup sehat yang sedang tren saat ini
2.       Untuk mengetahui manfaat menerapkan gaya hidup sehat










BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Gaya hidup sehat yang sedang tren saat ini
1.       Berlari
Saat ini olah raga lari sangat populer di kalangan masyarakat dikarenakan efisiensi waktu dan hasil yang signifikan. Selain itu lari merupakan olah raga yang paling mudah dan murah.
Lari menjadi olahraga yang kini digandrungi berkat munculnya aplikasi Nike+ Running pada iPhone dan ponsel Android. Aplikasi ini memungkinkan penggunanya untuk memeriksa seberapa jauh dan seberapa lama mereka berlari, kemudian membagikannya ke jejaring sosialnya.
Maraknya status yang diunggah oleh pengguna jejaring sosial tentang aktivitas lari mereka membuat beberapa pihak mulai melirik lari sebagai salah satu ajang promosi yang efektif. Bagaimana caranya? Pihak-pihak tersebut menyelenggarakan perlombaan lari maraton dengan berbagai variasi, seperti The Color Run, Glow Run, Run to Remember, dan Samsung Run Series. Kurang lebih sudah ada 50 perlombaan lari maraton yang sudah diselenggarakan di Indonesia sepanjang tahun 2014 ini.
2.       Yoga
Olahraga ini populer bukan hanya karena tren saja. Banyak manfaat yang ternyata memang dihasilkan dari yoga, seperti ketenangan batin dan keseimbangan diri. Selain itu, yoga juga dapat membantu dalam memperlancar sistem pernapasan dan mengurangi nyeri pada tubuh. Untuk kamu yang mudah stres, olahraga yoga ini juga dapat membantumu untuk lebih rileks dan konsentrasi.
Kepopuleran olahraga ini lagi-lagi tidak lepas dari peran media sosial. Banyak pengguna media sosial yang mengunggah pose apa saja yang sudah berhasil mereka lakukan, mulai dari tree pose, stand bow, balancing stick, hinggaheadstand. Unggahan ini akan mengundang decak kagum dan memunculkan niat bagi penyimaknya untuk turut mencoba. Alhasil, semakin banyak saja pelaku olahraga yoga.
3.       Infused Water
Pengguna Instagram pasti sudah tidak asing lagi dengan infused water. Foto minuman ini bermunculan setiap harinya di jejaring sosial tersebut.  
Infused water adalah air putih yang dicampur dengan potongan buah-buahan. Campuran ini kemudian didiamkan sebentar di dalam lemari es supaya sari dan vitamin dari buah dapat keluar dengan maksimal dan memberikan efek segar. Tidak hanya itu, infused water juga dapat membantu proses detoksifikasi dalam tubuh jika dibuat dari campuran air putih dan irisan jeruk lemon.
Untuk membuat infused water, kamu dapat menggunakan buah apa saja. Tapi utamakan buah yang punya kandungan vitamin C tinggi, seperti lemon, jeruk, kiwi, dan stroberi. Lalu campurkan potongan buah dengan air putih dan diamkan minimal selama 2 jam. Selain mendapat minuman yang segar, kamu pun juga mendapat khasiat yang melimpah dari cairan ini.
4.        Honey Lemon Shot
Menurut pakar kesehatan, khasiat minuman ini terletak pada perasan air lemon yang memang dikenal memiliki banyak manfaat, seperti memperkuat daya tahan tubuh, menjaga kesehatan hati, hingga mencerahkan kulit. Dengan mengkonsumsi larutan ini secara teratur, khasiat yang akan didapatkan pun akan semakin maksimal.
Sebenarnya tidak semua orang bisa meminum honey lemon shot ini saat perut kosong, terutama yang menderita penyakit maag. Jika belum terbiasa, lebih baik pastikan dulu apa larutan ini memang baik untukmu.
Tag #honeylemonshot pasti sudah tidak asing lagi untuk pengguna Instagram, pertama kali dibuat oleh Andra Alodita, seorang lifestyle blogger, sekitar 6 bulan yang lalu. Hingga saat ini, sudah ada sekitar 15 ribu unggahan yang menampilkan tag yang sama. Honey lemon shot sendiri merupakan larutan yang terbuat dari perasan air lemon dan madu dalam gelas kecil, untuk diminum dalam 1 tegukan saja. Andra Alodita menyarankan kita meminumnya setiap pagi saat perut masih kosong, 30 menit sebelum sarapan.
5.       Biji Chia (Chia Seed)
Menurut Dr. Wayne Coates, biji Chia memiliki 9 khasiat khusus yang berguna untuk kesehatan: di antaranya menjaga kesehatan jantung, melawan diabetes, membantu perkembangan otak, serta menjaga kesehatan tulang dan gigi. Tidak mengherankan kalau bji Chia saat ini menjadi salah satu bagian dari gaya hidup sehat.
Biji Chia merupakan biji dari tanaman berbunga mint yang berasal dari Amerika Tengah, khususnya Mexico dan Guatemala. Biji Chia dikategorikan sebagai superfood karena sangat kaya dengan omega-3, protein, Alpha Linolenic Acid (ALA), serat, dan aktioksidan.
Makanan dengan bahan dasar biji Chia atau chia seed sedang marak dijadikan puding, selai, hingga smoothies. Biji Chia juga umum dijadikan taburan atau campuran berbagai makanan dan minuman.
6.       Almond, Black Bean, dan Cashew Milk
Susu berbahan dasar dari kacang-kacangan memang sudah ada sejak lama, yaitu susu kacang kedelai. Adanya susu alternatif ini dipicu oleh pentingnya mereka yang menderita alergi susu sapi dan intoleransi laktosa untuk memenuhi asupan protein susu.
Dari kacang kedelai, kemudian hadir inovasi baru dari susu berbahan dasar kacang. Misalnya saja kacang almond (badam), black bean (kacang hitam), dancashew (mete). Rasanya lebih netral dan tidak memiliki bau langu seperti susu kedelai. Selain itu, ketiga jenis susu ini juga sangat disarankan untuk para vegan atau orang yang sedang berdiet.
Sudah banyak yang menjual susu ini dalam kemasan siap minum dan tersedia dalam berbagai rasa. Tapi jangan membeli yang kemasan ya, karena kandungan bahan pengawetnya cukup tinggi. Pilihlah susu berbahan dasar kacang yang homemade. Sudah banyak kok yang menjualnya secara online di Instagram.
7.       Katering Diet
Gaya hidup sehat tentu perlu diikuti dengan makanan yang sehat pula. Tidak hanya pola makan, makanan yang dikonsumsi pun juga mesti sesuai dengan standar kesehatan. Namun, banyak orang yang masih belum mengetahui bagaimana mengolah makanan tersebut dengan baik dan enak tanpa mengurangi kandungan gizinya sedikit pun. Untuk itulah ada yang namanya jasa katering diet.
Katering diet menggunakan bahan-bahan organik. Biasanya, katering diet menyediakan makanan untuk santap siang dan malam. Setiap menu yang disusun sudah dihitung kalorinya sesuai dengan keadaan tubuh pemesan. Harga yang ditawarkan cukup mahal — paket 10 hari bisa menghabiskan sekitar Rp. 1.600.000.
Sebagai catatan: kandungan gizi yang terdapat dalam sayuran atau buah organik rata-rata tidak lebih tinggi dibandingkan sayuran atau buah biasa. Yang unggul dari produk organik adalah tidak terkontaminasinya mereka dengan pestisida. Pestisida, jika tertimbun dalam tubuh, dapat mengancam kesehatan kita.
8.       Smoothies
Masih banyak yang sering kebingungan apa bedanya jus dan smoothies. Jus adalah sari murni yang dihasilkan dari pemerasan buah atau sayur menggunakan alat bernama juicer. Nah, kalau smoothies itu merupakan bubur buah atau sayur yang dibuat dengan blender dan diproses hingga halus. Jadi secara tekstur, smoothies lebih padat dan kental.
Keduanya sama-sama memberi nutrisi dan vitamin kepada tubuh.Namun,smoothies memiliki manfaat lain, yaitu sebagai pengganti makanan. Smoothiesmemberikan efek kenyang pada tubuh karena teksturnya yang padat dan kaya serat. Selain itu, smoothies juga bisa menjadi alternatif untuk kamu yang tidak menyukai sayuran dan buah.
9.       Air Kangen (Kangen Water)
Air Kangen atau Kangen water mulanya ditemukan di beberapa mata air di berbagai belahan dunia. Air ini memiliki kandungan antioksidan yang tinggi,Micro Cluster yang kecil, dan alkaline (pH basa 8,5 – 9,5) yang diperlukan oleh tubuh.
Nama Kangen sendiri berasal dari kata “Khanggeng” dalam bahasa Jepang yang berarti kembali ke awal. Diberi nama demikian karena jika meminum air Kangen secara rutin, tubuh kita akan memiliki metabolisme yang baik seperti orang-orang pada zaman dulu. Tubuh pun bisa menyembuhkan dirinya sendiri dari berbagai penyakit (self healing). Air Kangen juga bisa mencegah proses penuaan atau penyakit yang disebabkan oleh gaya hidup yang berantakan.
10.   Diet Mayo
Secara sederhana, diet Mayo dapat diartikan sebagai diet garam. Saat melakukan diet ini, kamu tidak diperbolehkan mengkonsumsi garam dan minum air es sama sekali. Selain itu, diet Mayo juga memiliki menu khusus yang harus diikuti supaya berhasil.
Diet Mayo ini hanya perlu dilakukan selama 13 hari berturut-turut dan rutin setiap tahunnya. Hasilnya sensasional! Jika mengikuti aturan dan menu tanpa menyimpang sekalipun, berat badanmu bisa berkurang sebanyak 7-8 kg dalam 13 hari. Selain itu, melakukan diet Mayo juga membuat keadaan kimia dalam tubuh menjadi lebih baik sehingga potensi untuk kembali gemuk sangat kecil sekali. Tapi ingat, jangan langsung makan berlebihan setelah selesai melakukan diet Mayo. Kalau tidak, ya sama saja bohong usaha 13 hari ini.
2.2 Manfaat menerapkan gaya hidup sehat
Hidup sehat sebenarnya sangatlah baik untuk kehidupan, tubuh, pikiran, dan penampilan anda. Hidup sehat juga dapat mencegah berbagai penyakit supaya tidak datang, dan anda akan menjadi lebih fresh setiap harinya.
Beberapa manfaat dari hidup sehat
  1. Dapat tidur dengan nyenyak  Manfaat hidup sehat yang pertama adalah kualitas yang baik dan dapat dengan nyeyak bila ingin istirahat. Jika hidup anda sehat, maka tidak akan yang mengganggu tidur anda.
  2. Dapat bekerja lebih maksimal serta meningkatkan kinerja  Jika tubuh anda sehat, anda akan jarang absen untuk masuk kantor dan juga kualitas pekerjaan anda akan lebih baik dibanding anda sakit-sakitan.
  3. Dapat belajar dengan baik  Tubuh yang sehat membuat konsentrasi anda menjadi lebih baik dan anda akan lebih mudah untuk mempelajari sesuatu dengan baik.
  4. Tidak banyak pikiran  Jika anda menjalani hidup sehat yang baik dan benar secara otomatis anda akan terhindar dari berbagai macam penyakit, dan membuat anda tidak banyak pikiran akan penyakit yang anda alami.
  5. Merasa damai, nyaman dan tentram  Hidup sehat membuat perasaan kita lebih damai dan tentram, karena kita dipusingkan untuk meminum obat atau mengeluarkan banyak biaya untuk keluar masuk rumah sakit jika anda sakit.
  6. Memiliki penampilan yang lebih bugar Penampilan anda akan terpengaruh disini karena bila seseorang itu sehat, dan tidak berpenyakit biasanya penampilan lebih bugar dan sehat tidak terlihat lesu, lunglai, lemah.
  7. Mendapatkan kehidupan dan interaksi sosial yang baik  Jika hidup anda sehat, anda akan lebih berinteraksi dengan teman ataupun dengan tetangga anda. Dibanding anda sakit-sakitan, dan selalu diurus oleh lain sehingga tidak sempat membandung interaksi sosial dengan orang lain.
  8.   Lebih percaya diri  Dengan hidup yang sehat secara otomatis anda akan kelihatan lebih percaya diri sehingga memudahkan anda untuk menghadapi berbagai keadaan yang akan terjadi.
  9. Menghemat pengeluaran untuk kesehatan  Jika anda melakukan gaya hidup sehat, sehingga otomatis juga biaya pengeluaran untuk kesehatan juga akan berkurang, karena anda tidak memerlukan itu, karena anda sehat.
  10.  Terhindar dari penyakit Hidup sehat juga membuat anda terhindar dari berbagai macam pernyakit. Orang yang melakukan gaya hidup sehat yang baik dan benar akan jarang terkena penyakit, karena daya tahan tubuhnya tinggi.
  11. Kesehatan Mental yang baik Makan dengan diet seimbang yang mencakup penggabungan dari karbohidrat komplek, protein dan lemak yang sehat bisa menjadi cara yang efektif untuk melindungi kesehatan mental
  12. Dapat mencegah berbagai penyakit kronis Menurut American Cancer Society, makan makanan yang bergizi dan berolahraga secara teratur juga bisa membantu mencegah perkembangan kanker, bahkan pada orang dengan risiko genetik yang meningkatkanresiko untuk penyakit ini
  13. Berenergi dan berstamina prima Kesehatan yang baik juga akan memberikan reward bagi tubuh kita seumur hidup berupa energi yang tinggi, stamina yang baik, dan umur yang panjang. Menurut Science Daily, olahraga dengan intensitas rendah bisa mengurangi kelelahan hingga sebesar 65 persen dan meningkatkan energi hingga 20 persen. Orang dewasa yang sehat harus melakukan olahraga intensitas sedang, seperti aerobik selama 30 menit setiap hari untuk bisa memperoleh kebugaran yang optimal.
  14.  Bermanfaat bagi Kecantikan dan penampilan Kebiasaan melakukan gaya hidup sehat sangat penting untuk menjaga fisik awet muda, sehingga selalu memiliki penampilan yang menarik. Vitamin A sangat mendukung bagi kesehatan kulit, mata, rambut dan kuku, sementara itu antioksidan seperti vitamin C dan selenium membantu mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas yang mempercepat proses penuaan.





BAB III
KESIMPULAN

Banyak sekali tren gaya hidup sehat saat ini, beberapa diantaranya populer berkat media sosial. Ada beberapa tren gaya hidup sehat yang dapat kita lakukan diantaranya : melakukan olah raga lari, yoga membuat Infused Water, Honey Lemon Shot, memakan Biji Chia (Chia Seed) , meminum susu Almond, Black Bean, dan Cashew Milk, Smoothies, Air Kangen (Kangen Water) Katering diet, melakukan diet Mayo.
Manfaat yang didapat dari menerapkan gaya hidup sehat sangat banyak, tidak hanya untuk kehidupan, tetapi juga untuk tubuh, pikiran, dan penampilan. Hidup sehat juga dapat mencegah berbagai penyakit supaya tidak datang, dan anda akan menjadi lebih fresh setiap harinya.






Daftar Pustaka